Senin, 30 September 2013

Memilih Sekolah Musik Yang Tepat Untuk Anak

Sekolah musik merupakan sarana yang tepat untuk membekali anak ketrampilan bermusik, selain itu juga dengan belajar musik dipercaya mampu meningkatkan kecerdasan anak, karena bisa membantu keseimbangan antara otak kanan dan kiri.

Dalam memilih sekolah musik harus dilakukan secara hati–hati dan pastikan bahwa sekolah tersebut memiliki sistem pendidikan yang baik, dimana pendidikannya disesuaikan dengan usia dan perkembangan fisik serta mental anak pada umumnya. Sekolah musik yang baik adalah sekolah yang tidak hanya sekedar mengajarkan anak bermain alat musik akan tetapi juga mengajarkan dan membimbing anak agar dapat menciptakan melodi, bahkan mengkomposisi lagu.

Salah satu sekolah musik di Indonesia yang memiliki sistem pendidikan yang baik adalah Sekolah musik Yamaha. Sistem pendidikan Yamaha memiliki 3 ( tiga ) ciri khas, yaitu:

  • Timely Education : Pendidikan disesuaikan dengan usia dan perkembangan fisik serta mental anak.
  • Group Lesson : Anak diajarkan bersosialisasi dan bekerjasama serta bisa memainkan alat musik secara ensemble.
  • Emphasis On Creativity : Anak tidak hanya diajarkan bermain alat musik saja, akan tetapi juga diajarkan dan dibimbing untuk bisa menciptakan melodi sendiri, serta mengkomposisi lagu.


Jenis Kursus Musik di Sekolah Yamaha yang dikhususkan untuk anak umur 2 tahun keatas adalah :

  • Music Fantasy (usia 2 tahun)
  • Music Wonderland (usia 3 tahun)
  • Junior Step Fundamental Course (usia 6-8 tahun)
  • Junior Electone Course (usia 9 tahun ke atas)
  • Piano Course (usia 6 tahun ke atas)
  • Violin Course-Junior (usia 6 tahun ke atas)
  • Drum Course-Junior (usia 6 tahun ke atas)
  • Vocal Course-Junior (usia 6 tahun ke atas)
  • Vocal Course-Junior (usia 6 tahun ke atas) Yamaha Junior Guitar Course (usia 6 tahun ke atas)

Untuk informasi lebih lengkap mengenai sekolah musik Yamaha Anda bisa menghubungi langsung Sekolah musik Yamaha terdekat di kota anda.

Waktu Yang Tepat Untuk Anak Belajar Musik

Waktu Yang Tepat Untuk Anak Belajar Musik. Banyak pertimbangan orang tua dalam mengarahkan anaknya untuk belajar musik. Baik itu kebimbangan dalam menentukan pada usia berapa anak harus mulai diarahkan ataupun sejauh mana anak menggemari atau keinginannya dalam mempelajari musik itu sendiri. Pada akhirnya karena banyaknya pertimbangan kita mengabaikannya begitu saja.

Mengarahkan anak dalam belajar musik bisa kita mulai dari sejak dini usia sekitar 5-6 tahun. di usia ini motorik dan otot tangan anak masih sangat mudah untuk kita arahkan dan kita asah dengan memasukannya di sekolah musik. Dari banyak penelitian anak di atas usia 13 tahun agak sulit dalam mempelajari dan memainkan instrument karena motorik dan otot dalam usia tersebut sudah terbentuk.

Jika kita tinjau performa dari mereka yang belajar dari usia dini dan mereka yang belajar dari usia dewasa sangat berbeda. Mereka yang belajar sejak dini lebih matang dan pendalaman teknik lebih banyak dibandingkan mereka yang baru memulai belajar di usia dewasa. Selain itu, jika kita mengarahkan anak untuk belajar musik sejak dini, anak akan bisa memainkan alat musik dengan baik meskipun tidak memiliki bakat di bidang musik.

Selasa, 24 September 2013

Tips Memilih Sekolah Musik Bagi Balita

Tips Memilih Sekolah Musik Bagi Balita. Rata-rata balita lebih merespon segala hal yang berbau bunyi, tak sedikit mainan anak-anak yang berbentuk alat musik mini dan mereka juga cenderung menyukainya. Belajar musik memang akan lebih mudah diterapkan pada balita, karena pada usia tiga tahun ke atas mereka menggemari keahlian yang juga bisa menjadi hiburan bagi mereka.

Saat ini telah banyak sekolah musik untuk anak dari usia balita hingga remaja, karena banyaknya sarana untuk belajar musik kita tentunya perlu selektif dalam menentukan sekolah musik bagi anak, adapun tips dalam memilih sekolah musik yang tepat bagi anak, diantaranya:

1. Utamakan Kualitas Kualitas sekolah musik harus menjadi prioritas utama, karena semakin tinggi kualitas sekolah musik, metode atau pun pembelajarannya pun lebih bagus dan tentunya memiliki pendekatan khusus dalam mengarahkan anak tentang musik ataupun alat musik.

2. Waktu dan Lokasi Pilihlah waktu yang tepat untuk dia belajar musik agar tidak mengganggu moodnya, dan juga pilih waktu di mana anda bisa mengantarnya dan menemaninya. Selain itu, pilihlah lokasi yang tidak jauh dari rumah atau masih berada di daerah bagian anda, karena sebagai orang tua kita perlu memperhatikan faktor kesehatannya.

3. Memanage kegiatan Jangan terlalu menekankan banyak kegiatan kepada anak, karena hal tersebut bisa membuat psikologi anak terganggu, usahakan jika kita menambah kegiatan lain atau les-les lain minimal dua kegiatan saja, namun alangkah lebih baik jika kita hanya menerapkan satu kegiatan saja misal sekolah musik, agar anak pun fokus dan lebih nyaman. Atur kegiatan sebaik mungkin, sehingga anak lebih menikmati apa yang dijalaninya dan juga kesehatannya tetap terjaga.

Senin, 23 September 2013

Tempat Kursus Gitar Di Indonesia

Apakah Anda ingin menjadi pemain gitar profesional , tapi tidak tahu dimana tempat kursus gitar yang paling tepat? Saat ini ada begitu banyak tempat kursus musik di Indonesia akan tetapi tidak semua memiliki kualitas yang baik serta sistem pengajaran yang terstandarisasi. Oleh karena itu Anda harus teliti dalam memilih tempat kursus musik.

Tempat Kursus Gitar Di Indonesia
Tempat kursus Gitar Di Indonesia
Sekolah Musik Yamaha bisa menjadi pilihan tepat bagi Anda yang ingin mengasah ketrampilan bermain gitar. Di tempat kursus ini Anda akan diajar oleh para guru yang terlatih dan berpengalaman pada bidangnya serta memiliki metode pengajaran yang baik sehingga memudahkan para siswanya dalam menyerap ilmu yang diajarkan.

Kursus Gitar di sekolah musik Yamaha diperuntukkan bagi Anda yang telah berusia 12 tahun keatas. Dengan masa belajar selama 3 – 4 tahun. Dengan format belajar Group Lesson/Kelompok s/d 8 orang atau bisa juga secara private. Dengan waktu belajar Group Lesson 1 x 60 menit/minggu, 4x/bulan, sedangkan untuk Private Lesson 1 x 30 menit/minggu, 4x/bulan.

Di tempat kursus ini Anda akan diajarkan menggunakan alat musik gitar senar nilon dengan teknik petikan jari secara klasik, dan juga kocokan (strumming). Sedangkan musik yang dimainkan adalah musik pop, bossanova, country dan flamenco (lanjutan) selain klasik. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi Sekolah Musik Yamaha Terdekat di kota Anda.

Beberapa Aliran Musik yang Populer

Musik adalah sebuah alunan nada yang mengandung irama dan dihasilkan oleh kreativitas seseorang dalam menggunakan alat musik, baik itu alat musik tiup, petik, atau alat musik pukul. Seiring perkembangan jaman musik berkembang dengan lahirnya beberapa aliran musik baru yang menjadi populer. 

Berikut adalah beberapa aliran musik yang populer hingga saat ini.
  • Aliran musik Funk merupakan aliran musik yang berasal dari Amerika, aliran musik ini populer hingga tahun 1960 an tetapi sampai saat ini Funk masih tetap ada.
  • Instrumental jenis musik ini hanya mengedepankan komposisi musikal tanpa lirik dan hanya dihasilkan oleh alat musik.
  • Jazz merupakan aliran musik yang berasal dari Amerika dan berkembang sejak abad ke-20.
  • Reggae adalah aliran musik yang berasal dari Jamaika sekitar tahun 1960 an. Sebuah gaya musik yang slow dan salah satu penyanyi populernya adalah Bob Marley.
  • Rock merupakan aliran musik yang paling populer diantara yang lainnya, diiringi gitar, drum, dan bass. Banyak gaya musik Rock menggunakan instrument Keyboard seperti organ, piano, synthesizer. 
  • Samba - adalah salah satu bentuk aliran musik populer di Brasil. Musik samba sangat terkenal di dunia dan dijadikan icon musik Brasil.
  • Dangdut - Aliran musik yang satu ini Anda pasti tahu karena Dangdut merupakan aliran musik dari Indonesia, sederet artis dangdut Indonesia yang terkenal antara lain Rhoma Irama, Elvi Sukaesih, Ikke Nurjannah, Evi tamala, dan lain-lain.

Jumat, 20 September 2013

Sekolah Musik Yang Tepat Bagi Anak

Jika buah hati kita memiliki bakat atau pun ketertarikan terhadap alat musik tertentu maka sebagai orang tua kita bisa menyeimbangkan pola pengajaran kita. Jangan paksakan anak untuk sangat serius dalam menikmati masa kanak-kanaknya. Selain belajar di sekolah, jika memang anak kita memiliki bakat atau kemampuan lain misalnya saja di bidang musik, maka sebagai hiburan dan hobinya kita bisa mengarahkan agar anak kita belajar musik.

Mendaftarkan anak kita di tempat kursus musik ataupun sekolah musik, merupakan langkah yang tepat. Agar kemampuan bakat yang dimiliki oleh anak lebih terarah dan juga agar anak tidak jenuh dalam menghadapi kesehariannya di sekolah. Namun, tugas kita sebagai orang tua juga harus memilihkan sekolah musik mana yang menyenangkan bagi anak.


Metode mengajar belajar sambil bermain sangat tepat bagi anak di usia dini, agar kita lebih mudah mengarahkan, karena tidak mudah mengarahkan anak-anak di usia dini. Diperlukan kesabaran dan sistem mengajar akan berpengaruh terhadap mood anak, sehingga sistem belajar sambil bermain sangatlah tepat, apalagi musik merupakan bidang keterampilan yang sangat menyenangkan, dapat mengenal dan mempelajari bunyi-bunyian dari berbagai alat musik.

Selasa, 17 September 2013

Belajar Musik Tanpa Paksa Anak

Belajar Musik Tanpa Paksa Anak. Musik merupakan bidang yang digemari hampir seluruh masyarakat lapisan dunia. Gabungan dari alat-alat musik mampu menghasilkan irama dan lagu yang kita gemari. Bahkan tak hanya itu musik juga mampu memberikan energi postif, bisa menjadi penawar rasa ngantuk, sebagai hiburan, dan juga mampu menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan anak dan juga melatih konsentrasi anak, genre musik klasik pun sangat bagus bagi bayi yang ada dalam kandungan.

Jika, anak kita merespon bunyi-bunyian yang dihasilkan alat musik dari sebuah lagu dan mulai menyukai, bahkan meniru bunyi-bunyian tersebut. Adakalanya kita mengarahkan kemampuannya tersebut misalnya menggali kemampuannya dengan mendaftarkan anak kita di sekolah musik.

Selain mengembangkan bakatnya menggemari alat musik tertentu, langkah ini juga bisa menyeimbangkan kerja otak kiri dan kanan dan melatih konsentrasinya. Namun, sebelumnya sebagai orang tua kita tetap harus memantau kemampuan apa yang dimiliki dan digemari oleh anak, jangan sampai apa yang kita arahkan adalah hal yang tidak Ia sukai, sehingga membuat anak merasa terpaksa dalam menjalaninya. Apabila, musik memang menjadi pilihannya, kita juga harus mengajarkan metode belajar yang menyenangkan bagi anak.

Senin, 16 September 2013

Bermain Sambil Belajar Musik

Bermain Sambil Belajar Musik - Mengajarkan anak untuk mengenal musik merupakan langkah yang tepat dalam melatih konsentrasinya. Namun, adakalanya kita tidak boleh melakukannya dengan paksaan. Memang pada dasarnya kita ingin mengarahkan juga anak kita untuk memiliki keterampilan dan kegiatan postif, namun paksaan bukan langkah yang tepat untuk membentuk jiwa nya pada keterampilan yang kita arahkan.

Jika memang sulit untuk diarahkan, arahkan untuk menekuni dunia musik dengan memasukan ke sekolah musik yang melakukan pembelajaran dengan cara yang menyenangkan, misalnya metode paling efektif dan digemari anak-anak adalah metode bermain sambil belajar. Karena jika kita memaksakan dengan metode yang terlalu serius, dikhawatirkan anak akan jenuh dan memiliki kecenderungan tertekan dengan pengajaran yang diterapkan.

Tapi, dalam mengarahkan anak-anak untuk mengenal alat musik lebih mudah. Anak-anak lebih cenderung merespon dengan cepat segala hal yang menghasilkan bunyi apalagi jika bunyi itu berirama. Kecenderungan tersebut akan membuat anak memiliki kemauan untuk mempelajarinya, sehingga kita akan lebih mudah dalam mengarahkannya. Sekolah yang menyenangkan akan melahirkan semangat yang besar dari anak untuk merespon apa yang kita arahkan.

Belajar Musik Tingkatkan Kecerdasan Anak

Belajar Musik Tingkatkan Kecerdasan Anak - Selama ini di masyarakat berkembang rumor bahwa dengan menyekolahkan anak ke sekolah musik bisa membuat anak menjadi lebih cerdas, tidak hanya didalam bermusik saja akan tetapi juga bisa membantu meningkatkan kemampuan dasar menulis, membaca, dan berhitung pada anak-anak. Namun benarkah musik bisa membuat anak jadi cerdas?

Ternyata sejumlah penelitian membuktikan bahwa musik memang bisa meningkatkan kecerdasan pada anak. Hal tersebut juga telah diuji ulang oleh Profesor Martin Gardiner, seorang ahli riset otak, yang melakukan penelitiannya terhadap 96 anak yang berusia 5 – 6 tahun di Sekolah Musik di Rode Island ( Inggris ). Melalui penelitian tersebut diketahui bahwa musik ternyata bisa membantu meningkatkan kemampuan dasar dalam membaca, menulis dan berhitung pada anak – anak. Bahkan pada anak yang memiliki kemampuan membaca di bawah rata –ratapun bisa mengejar ketinggalan setelah dibekali dengan pelajaran musik.

Musik berkaitan erat dengan fungsi otak bagian luar sebelah kanan, dimana otak bagian kanan ini berhubungan dengan intelektual, daya nalar, dan daya pikir. Sedangkan otak bagian kiri berhubungan dengan daya ingat, dan bahasa. Jadi jika ingin agar anak Anda cerdas maka otak bagian kanan harus dilatih, salah satu caranya adalah dengan belajar musik di sekolah – sekolah musik.

Sekolah Musik Yamaha bisa menjadi pilihan tepat bagi para orang tua yang ingin membekali anaknya dengan kemampuan bermain Alat Musik , karena sekolah musik ini memiliki sistem pendidikan yang unik, dimana kurikulum pengajarannya disesuaikan dengan usia dan perkembangan fisik serta mental anak pada umumnya.